47 Persen Rampung, TMMD Sengkuyung Tahap I 2026 Kodim 0706/Temanggung Genjot Pembangunan Jalan di Tempelsari

TEMANGGUNG – Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 Kodim 0706/Temanggung terus menunjukkan progres signifikan. Kegiatan yang dipusatkan di Desa Tempelsari, Kecamatan Tretep, Kabupaten Temanggung ini difokuskan pada pembangunan infrastruktur jalan dan fasilitas pendukung lainnya demi meningkatkan aksesibilitas dan kesejahteraan warga.

Pada sasaran fisik utama, pembangunan jalan cor blok dengan panjang total 247 meter, lebar 3 meter, dan tebal 0,15 meter kini telah mencapai 119 meter atau sekitar 47 persen. Bati Wanmil Kodim 0706/Temanggung, Peltu Subiyanto, menyampaikan bahwa progres tersebut terus dikebut dengan pelibatan personel TNI dan masyarakat secara gotong royong agar target penyelesaian tepat waktu dapat tercapai.

Selain jalan cor blok, pembangunan senderan atau talud juga menunjukkan capaian menggembirakan. Dari total volume 162,2 meter kubik, pengerjaan telah mencapai 69 persen. Sementara itu, pembangunan gorong-gorong sepanjang 5 meter saat ini masih pada tahap awal dengan progres 2 persen. Infrastruktur ini diharapkan mampu memperlancar saluran air sekaligus memperkuat badan jalan agar lebih tahan terhadap erosi dan cuaca ekstrem.

Pada sasaran fisik tambahan, program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Somad, warga RT 05 RW 04 Desa Tempelsari, telah mencapai 39 persen. Rehab ini menjadi bukti nyata kepedulian TMMD terhadap peningkatan kualitas hunian masyarakat kurang mampu, sehingga dapat tercipta lingkungan yang lebih sehat dan layak.

Tak hanya pembangunan fisik, kegiatan non fisik juga telah rampung 100 persen melalui berbagai penyuluhan wawasan kebangsaan dari Kodim 0706/Temanggung serta sosialisasi lintas instansi. Materi yang diberikan meliputi pencegahan stunting dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dari Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung, sosialisasi UU Lalu Lintas dan kenakalan remaja dari Polres Temanggung, UU Perkawinan dan pencegahan pernikahan dini dari Kemenag Kabupaten Temanggung, bahaya kebakaran dari Damkar, bahaya narkoba dari BNN Kabupaten Temanggung, hingga peningkatan kapasitas aparatur desa oleh Dinpermades. Selain itu, juga digelar pelayanan donor darah serta pelayanan KB dan kesehatan bagi masyarakat.

Dengan melibatkan 24 personel TNI dan 39 warga masyarakat, pelaksanaan kegiatan hari ini meliputi pengerjaan senderan, pengerjaan RTLH, langsir material, penyiapan bagesting, serta pengecoran jalan. Meski cuaca sejak pagi hingga sore dalam kondisi mendung, semangat gotong royong tetap membara demi mewujudkan infrastruktur yang lebih baik bagi warga Tempelsari.