Korem 072/Pamungkas Gelar Upacara Hari Bela Negara ke-77

Yogyakarta. Korem 072/Pamungkas menggelar Upacara Hari Bela Negara Tahun 2025 yang berlangsung khidmat di Lapangan Apel Makorem 072/Pamungkas, Jalan Reksobayan No. 4, Ngupasan, Gondomanan, Kota Yogyakarta. Jumat (19/12/2025).

Upacara dipimpin oleh Kasi Intel Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Arh Sutrisno, S.Sos., dan diikuti oleh para Kasi Korem 072/Pamungkas, Dan/Ka Satdisjan, seluruh prajurit dan ASN Makorem 072/Pamungkas.

Kasi Intel Kasrem 072/Pamungkas saat membacakan amanat Presiden RI menyampaikan bahwa peringatan Hari Bela Negara merupakan momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen seluruh bangsa dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Presiden mengingatkan bahwa setiap tanggal 19 Desember bangsa Indonesia mengenang berdirinya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi pada tahun 1948, sebagai bukti nyata bahwa semangat bela negara mampu menjaga keberlangsungan Republik di tengah ancaman agresi militer.

Presiden juga menyampaikan bahwa tantangan bangsa saat ini semakin kompleks dan tidak lagi bersifat konvensional. Rivalitas geopolitik, krisis energi, disrupsi teknologi, perang siber, radikalisme, hingga meningkatnya ancaman bencana alam menuntut seluruh elemen bangsa untuk memiliki kesiapsiagaan, disiplin, dan ketangguhan yang kuat. Dalam konteks tersebut, bela negara harus menjadi kekuatan kolektif seluruh rakyat Indonesia.

Lebih lanjut, Presiden menyoroti ujian yang tengah dihadapi saudara-saudara sebangsa di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat akibat bencana alam. Ketiga wilayah tersebut memiliki peran historis yang sangat penting dalam perjalanan Republik Indonesia. Dari Aceh sebagai daerah modal perjuangan, Sumatera Utara dengan semangat juang Medan Area, hingga Sumatera Barat sebagai tempat lahirnya PDRI, semuanya menjadi fondasi kokoh berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menutup amanatnya, Presiden mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mewujudkan bela negara dalam tindakan nyata, antara lain dengan membantu sesama yang tertimpa bencana, menjaga ruang digital dari hoaks dan provokasi, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan sesuai peran masing-masing. Semangat bela negara diharapkan menjadi energi bersama untuk membangun Indonesia yang kuat, maju, dan mampu bangkit menghadapi setiap tantangan. (Penrem072PMK)