Jaga Arus Pangan, Kodim 0706/Temanggung dan Bulog ‘Jemput Bola’ Serap Gabah Petani Madureso
TEMANGGUNG – Di tengah hamparan sawah Kelurahan Madureso yang menguning, deru mesin perontok padi menjadi simfoni ketahanan pangan pagi ini. Komando Distrik Militer (Kodim) 0706/Temanggung bersama Bulog Kantor Cabang Magelang secara resmi meluncurkan gerakan
Serapan Gabah (Sergab) untuk memastikan hasil keringat petani tersalurkan dengan harga yang adil, Rabu (01/04/2026).
Langkah proaktif ini menyasar lahan seluas satu hektar milik Kelompok Tani Sridarmo. Dari lahan tersebut, varietas unggul Mapan P-05 berhasil dipanen dengan estimasi produktivitas mencapai 8 ton gabah per hektar.
Pimpinan Bulog Cabang Magelang, Iksan Suradilaga, menegaskan bahwa bulan April merupakan momentum krusial untuk memperkuat cadangan pangan nasional. Pihaknya mematok target ambisius namun realistis untuk wilayah koordinasinya.
“Bulan April ini, kami menargetkan serapan antara 150 hingga 200 ton gabah setiap harinya. Kami hadir langsung di Madureso untuk memastikan proses ini berjalan cepat dengan harga beli Rp6.500 per kilogram,” ujar Iksan di sela-sela peninjauan hasil panen.
Kehadiran TNI dalam proses ini bukan sekadar seremonial. Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0706/Temanggung, Kapten Inf Asrori, menjelaskan bahwa keterlibatan personel Kodim adalah bentuk nyata pengabdian teritorial dalam mengawal program strategis nasional.
“Ini adalah kerja nyata dukungan TNI AD. Kami tidak hanya melakukan pendampingan di lapangan, tetapi juga memastikan bahwa rantai distribusi dari sawah ke gudang Bulog tidak terhambat,” tegas Kapten Inf Asrori.
Beliau menambahkan bahwa pengawalan ini bertujuan ganda: menjaga stabilitas harga di tingkat petani agar tidak jatuh saat panen raya, serta menjamin kesejahteraan petani lokal di wilayah Temanggung.
Kegiatan Sergab di Madureso ini turut dihadiri oleh jajaran Koramil 01/Temanggung, Korwil Pertanian Temanggung Ikhsan Kharisma, PPL Kecamatan Temanggung Arkom, serta anggota Kelompok Tani Sridarmo yang antusias dengan adanya kepastian serapan pasar.
Dengan sinergi antara TNI, Bulog, dan penyuluh pertanian, Kabupaten Temanggung optimis dapat terus menjadi salah satu lumbung pangan penyangga bagi wilayah Jawa Tengah.
