Dandim Temanggung Buka Katpuan Apkowil 2026, Perkuat Profesionalisme Babinsa yang Unggul dan Humanis
TEMANGGUNG – Komandan Kodim (Dandim) 0706/Temanggung Letkol Inf Richie Fadly, S.Sos., secara resmi membuka kegiatan Peningkatan Kemampuan Aparat Komando Kewilayahan Tersebar (Katpuan Apkowil) TA 2026 di Aula Makodim 0706/Temanggung, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan yang diikuti para Babinsa jajaran Kodim 0706/Temanggung tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya prajurit kewilayahan dalam melaksanakan Pembinaan Teritorial (Binter) yang profesional, adaptif, dan humanis.
Mengusung tema “Melalui Kegiatan Peningkatan Kemampuan Apkowil Tersebar Kita Bangun Aparat Komando Kewilayahan yang Unggul, Modern, dan Humanis dalam Mendukung Terwujudnya Pembinaan Teritorial yang Berkualitas”, kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat pengetahuan, keterampilan, serta kemampuan Babinsa dalam menghadapi dinamika perkembangan wilayah.
Dalam sambutannya, Dandim 0706/Temanggung Letkol Inf Richie Fadly menegaskan bahwa peningkatan kemampuan Apkowil merupakan kebutuhan penting agar setiap prajurit mampu menjalankan tugas kewilayahan secara optimal.
“Saya berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kegiatan ini sebagai sarana meningkatkan kemampuan, wawasan, serta menyamakan persepsi dalam penyelenggaraan Pembinaan Teritorial di jajaran Kodim 0706/Temanggung. Ikuti setiap materi dengan sungguh-sungguh dan implementasikan ilmu yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas di wilayah masing-masing,” tegas Dandim.
Menurutnya, perkembangan situasi masyarakat yang semakin dinamis menuntut setiap aparat kewilayahan memiliki kepekaan, wawasan luas, serta kemampuan beradaptasi. Tantangan di wilayah tidak hanya menyangkut pertahanan dan keamanan, tetapi juga mencakup aspek sosial, ekonomi, budaya, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan.
Karena itu, Babinsa dituntut mampu memahami karakteristik wilayah, membaca perkembangan situasi, membangun komunikasi yang efektif, serta mengedepankan penyelesaian persoalan melalui koordinasi dan kebersamaan dengan seluruh komponen masyarakat.
Dandim juga menekankan bahwa keberhasilan tugas kewilayahan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis dan taktis, tetapi juga oleh kedekatan serta kepercayaan masyarakat terhadap TNI AD.
“Jadilah Apkowil yang mampu memberikan solusi, menjadi teladan, serta membangun kebersamaan dengan seluruh komponen masyarakat. Kehadiran Babinsa harus benar-benar dirasakan manfaatnya melalui kepedulian, komunikasi sosial yang baik, dan tindakan nyata di wilayah binaan,” pesan Letkol Inf Richie.
Lebih lanjut, Letkol Inf Richie Fadly mengingatkan seluruh Babinsa agar senantiasa menjunjung tinggi profesionalisme, disiplin, loyalitas, integritas, dan etika dalam menjalankan tugas. Sikap humanis juga harus menjadi landasan dalam berinteraksi dengan masyarakat tanpa mengurangi ketegasan dan tanggung jawab sebagai prajurit.
Selain itu, Babinsa diminta terus memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah, Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh elemen masyarakat.
Melalui sinergi tersebut, berbagai potensi permasalahan di wilayah diharapkan dapat diketahui dan diantisipasi sejak dini sehingga tercipta situasi yang aman dan kondusif.
Dandim berharap kegiatan Katpuan Apkowil TA 2026 mampu membentuk aparat kewilayahan yang memiliki tiga karakter utama, yakni unggul dalam kemampuan dan profesionalisme, modern dalam pola pikir serta penguasaan teknologi, dan humanis dalam berkomunikasi maupun berinteraksi dengan masyarakat.
Dengan peningkatan kemampuan tersebut, Kodim 0706/Temanggung berkomitmen memperkuat kualitas Pembinaan Teritorial agar semakin adaptif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.
Kegiatan kemudian secara resmi dibuka oleh Dandim 0706/Temanggung dengan harapan seluruh materi yang diberikan dapat diterapkan secara nyata dalam pelaksanaan tugas Babinsa di wilayah binaan masing-masing.
