Tim Itjenad Tinjau Jembatan Gantung di Kebumen, Pastikan Pembangunan Sesuai Standar dan Tepat Sasaran

KEBUMEN – Inspektorat Jenderal TNI Angkatan Darat (Itjenad) melakukan reviu dan pengawasan lapangan terhadap pembangunan Jembatan Gantung di Desa Arjosari, Kecamatan Adimulyo, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (9/5/2026)

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan proses pembangunan infrastruktur berjalan sesuai ketentuan administrasi maupun standar teknis, sehingga hasil pembangunan benar-benar berkualitas dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Tim reviu dan pengawasan dipimpin Kolonel Cpl Ruzali dari Itjenad bersama PNS Sasmita dari Ittdam IV/Diponegoro. Kedatangan tim disambut langsung Komandan Kodim 0709/Kebumen Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono beserta jajaran Kodim dan unsur pendukung pembangunan.

Turut hadir dalam kegiatan itu Pasiter Kodim 0709/Kebumen Kapten Inf Nowo Kiswanto, Danramil 17/Adimulyo Kapten Arh Budi Santoso, personel Sub Denzibang Purworejo, serta Babinsa Koramil 17/Adimulyo.

Dalam pelaksanaan pengawasan, Tim Itjenad melakukan pemeriksaan administrasi pertanggungjawaban pembangunan, termasuk evaluasi dokumen dan proses pelaksanaan pekerjaan jembatan gantung.

Selain pemeriksaan administrasi, tim juga meninjau langsung kondisi fisik bangunan guna memastikan spesifikasi konstruksi telah sesuai dengan standar teknis yang ditetapkan.

Dandim 0709/Kebumen Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono mengatakan pengawasan tersebut merupakan bagian penting untuk menjaga kualitas pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan TNI AD di wilayah.

“Reviu dan pengawasan ini menjadi langkah penting agar pembangunan berjalan transparan, tepat sasaran, dan hasilnya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, ” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan lapangan, pembangunan Jembatan Gantung Desa Arjosari secara umum dinilai berjalan baik dan memenuhi ketentuan yang berlaku.

Tim Itjenad juga menyatakan administrasi pertanggungjawaban pembangunan telah sesuai prosedur, sementara spesifikasi fisik jembatan dinilai memenuhi standar teknis konstruksi.

Keberadaan jembatan gantung tersebut diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat pedesaan, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan sosial masyarakat di wilayah Desa Arjosari dan sekitarnya.

Melalui pengawasan yang ketat, TNI AD bersama Kodim 0709/Kebumen menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.