Gotong Royong TNI-Rakyat Percepat Jembatan Garuda Temanggung
TEMANGGUNG-Semangat kebersamaan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan masyarakat kembali membuktikan kekuatannya. Kali ini, Komando Distrik Militer (Kodim) 0706/Temanggung berkolaborasi erat dengan warga Desa Batursari, Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung, dalam sebuah karya bakti monumental. Pada Minggu (10/5/2026) pagi, suasana penuh kekeluargaan terasa saat personel TNI dan warga Desa Batursari bersatu padu, mengaduk, menuang, dan meratakan beton untuk sandaran jalan Jembatan Garuda. Langkah ini menjadi bagian krusial dari percepatan pembangunan Jembatan Garuda Tahap III dan IV, sebuah proyek yang sangat dinantikan.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Danramil 05/Candiroto, Kapten Inf Triadji, didampingi oleh para Babinsa dan tokoh masyarakat setempat, menunjukkan betapa pentingnya sinergi ini. Sejak mentari mulai terbit, keakraban terlihat jelas. Para prajurit TNI dan warga bekerja bahu-membahu, mengaplikasikan beton pada bagian bawah akses jembatan, memastikan kekuatan dan kerapiannya.
Pengecoran sandaran jalan ini bukan sekadar pekerjaan fisik, melainkan sebuah langkah strategis untuk menyamakan elevasi dan memperkuat struktur akses menuju Jembatan Garuda. Harapannya, jembatan ini kelak akan menjadi sarana vital yang aman dan nyaman bagi masyarakat, membuka pintu konektivitas antarwilayah, serta memacu geliat ekonomi dan aktivitas sosial warga.
“Karya bakti ini adalah bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam upaya percepatan pembangunan di daerah, ” ujar
Kapten Inf Triadji, menekankan pentingnya kolaborasi ini. Ia menambahkan, “Pengecoran ini dilakukan untuk memperkuat dan meratakan akses jalan menuju jembatan, sehingga nantinya dapat digunakan dengan aman oleh masyarakat. Kami sangat mengapresiasi semangat dan partisipasi warga yang dengan sukarela meluangkan waktu untuk bekerja bersama.”
Menurut Kapten Inf Triadji, keberhasilan pembangunan tak hanya diukur dari dukungan pemerintah, namun juga dari keterlibatan aktif masyarakat. “Karena itu, kebersamaan antara TNI dan rakyat menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi semua, ” tegasnya.
Antusiasme warga Desa Batursari menyambut kehadiran personel TNI begitu terasa. Mereka bersemangat terlibat, menunjukkan bahwa budaya gotong royong masih tertanam kuat di jiwa masyarakat pedesaan.
Priyo Wicaksono, Kepala Dusun setempat, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden, TNI, dan semua pihak yang telah mendukung pembangunan Jembatan Garuda. Infrastruktur ini sangat penting bagi warga kami. Kami juga merasa bangga bisa ikut terlibat langsung dalam proses pembangunannya, ” ungkapnya, penuh haru.
Ia menambahkan bahwa Jembatan Garuda akan membawa perubahan signifikan. “Keberadaan Jembatan Garuda nantinya akan mempermudah mobilitas masyarakat, terutama dalam mendukung kegiatan pertanian, pendidikan, dan akses pelayanan publik, ” jelasnya.
Pembangunan Jembatan Garuda merupakan proyek strategis yang digadang-gadang akan meningkatkan kesejahteraan warga Desa Batursari dan sekitarnya. Jembatan ini tidak hanya mempersingkat waktu tempuh, tetapi juga membuka akses yang lebih baik untuk distribusi hasil pertanian dan berbagai kegiatan ekonomi masyarakat.
Melalui karya bakti ini, Kodim 0706/Temanggung kembali menegaskan komitmennya untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat. Kehadiran mereka tak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan desa. Kebersamaan yang terjalin antara TNI dan warga dalam pembangunan Jembatan Garuda menjadi saksi bisu bahwa semangat gotong royong adalah fondasi terkuat dalam membangun negeri, dimulai dari desa.
