Danrem 072/Pamungkas Hadiri Kunker Panja Ruang Digital Komisi I DPR RI

Yogyakarta – Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., M.Sc., menghadiri kegiatan Kunjungan Kerja Panitia Kerja (Panja) Ruang Digital Komisi I DPR RI bertema “Penguatan Tata Kelola dan Literasi Ruang Digital di Daerah dengan Tingkat Penetrasi Internet Tinggi” yang berlangsung di Gedhong Pracimasana Lantai 1 Kompleks Kepatihan, Danurejan, Kota Yogyakarta, Jumat (22/5/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Daerah DIY tersebut dipimpin Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dr. H. Sukamta, Ph.D., dan dihadiri Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X, unsur Forkopimda DIY, pejabat Diskominfo, akademisi, asosiasi layanan internet, serta para pemangku kepentingan bidang digital dan keamanan siber.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua Komisi I DPR RI menyampaikan bahwa tingginya penetrasi internet nasional harus diimbangi dengan tata kelola ruang digital yang kuat dan peningkatan keamanan siber. DIY dinilai memiliki posisi strategis sebagai daerah dengan tingkat penetrasi internet tertinggi di Indonesia sekaligus berpotensi menjadi percontohan nasional dalam pengelolaan ruang digital yang aman dan produktif.

Sementara itu, Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X menyampaikan bahwa transformasi digital telah menjadi bagian penting dalam pelayanan publik, pendidikan, ekonomi kreatif, dan sektor pariwisata di DIY. Namun demikian, perkembangan tersebut juga memunculkan berbagai tantangan berupa ancaman siber, penipuan digital, penyalahgunaan media sosial, serta kebocoran data pribadi yang memerlukan perhatian bersama.

Pada kesempatan tersebut, Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono menegaskan bahwa Korem 072/Pamungkas melalui unsur sandi dan siber turut memberikan perhatian serius terhadap perkembangan ancaman keamanan siber yang semakin kompleks.

“Pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan atau AI harus diarahkan untuk mendukung ketahanan nasional, termasuk dalam mendukung program ketahanan pangan melalui sinergi bersama pemerintah daerah,” ujar Danrem.

Danrem juga menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi dapat membantu memprediksi kebutuhan dan fluktuasi harga pangan sehingga mendukung kebijakan ketahanan pangan yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Selain itu, Danrem menekankan pentingnya penguatan regulasi dan pengawasan di bidang siber dan digital agar Indonesia memiliki sistem pertahanan siber yang kuat serta mampu menghadapi berbagai ancaman digital global yang terus berkembang.

Dalam forum tersebut juga berkembang berbagai masukan terkait perlunya percepatan pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber (KKS), penguatan perlindungan data pribadi, peningkatan literasi digital masyarakat, optimalisasi kolaborasi dengan perguruan tinggi, serta pengembangan sumber daya manusia di bidang keamanan siber dan kecerdasan buatan.

Hasil kunjungan kerja Panja Ruang Digital Komisi I DPR RI mencatat berbagai aspirasi strategis dari Pemerintah Daerah DIY dan para pemangku kepentingan terkait, yang selanjutnya akan menjadi bahan penyusunan rekomendasi kebijakan nasional guna mewujudkan ruang digital Indonesia yang aman, sehat, produktif, dan berdaulat. (Penrem 072/Pmk)