Wujud Kepedulian Sesama, Kasrem 072/Pamungkas Hadiri Baksos Kesehatan Waisak 2026 di Borobudur

Magelang – Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Inf Teguh Wiratama, S.Sos., M.Han., mewakili Pangdam IV/Diponegoro menghadiri kegiatan Bhakti Sosial Kesehatan pengobatan gratis dalam rangka rangkaian Perayaan Waisak 2570 BE/2026 M yang diselenggarakan oleh WALUBI (Perwakilan Umat Buddha Indonesia), bertempat di Lapangan Lumbini Kompleks Taman Wisata Borobudur, Desa/Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Sabtu (23/5/2026).

Kegiatan yang dihadiri sekitar 1.000 orang tersebut merupakan wujud kepedulian sosial dan kemanusiaan kepada masyarakat melalui pelayanan kesehatan gratis dengan melibatkan sekitar 200 tenaga medis dari unsur TNI, Polri, rumah sakit pemerintah maupun swasta.

Hadir dalam kegiatan tersebut, perwakilan Menteri Kesehatan RI Direktur Layanan Operasional dr. Riat El Khair, M.Sc., Sp.PK(K)., QHIA., MARS., Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol. Dr. Latif Usman, S.I.K., M.Hum., perwakilan Gubernur Jawa Tengah, Dirjen Bimas Buddha Kemenag RI Drs. Supriyadi, M.Pd., Bupati Magelang Grengseng Pamuji, Dandim 0705/Magelang Letkol Inf Afrizal Rahman, Ketua Umum WALUBI Ibu Dr. (H.C.) Sri Hartati Murdaya, para Bhikkhu dan Bhante serta unsur tenaga kesehatan TNI-Polri.

Dalam sambutannya, Ketua Umum WALUBI Ibu Sri Hartati Murdaya menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial kesehatan telah dilaksanakan selama kurang lebih 40 tahun sebagai bentuk pengabdian dan kepedulian kepada masyarakat tanpa membedakan latar belakang.

“Kegiatan ini merupakan implementasi ajaran Buddha tentang kebajikan, kasih sayang, saling menghormati, serta berbagi kepada sesama,” ujarnya.

Sementara itu, amanat Pangdam IV/Diponegoro yang dibacakan Kasrem 072/Pamungkas menyampaikan ucapan selamat Hari Tri Suci Waisak 2570 BE Tahun 2026 kepada seluruh umat Buddha.

Disampaikan bahwa peringatan Hari Tri Suci Waisak hendaknya dijadikan momentum memperkokoh komitmen untuk menghormati makna kehidupan, menjalankan perilaku yang benar guna mewujudkan kedamaian dan keharmonisan.

Selain itu, kegiatan karya bakti kesehatan dinilai sebagai perwujudan nyata nilai kasih sayang, kepedulian, dan solidaritas kepada sesama manusia tanpa memandang latar belakang.

“Semoga rangkaian kegiatan pada perayaan Hari Waisak kali ini dapat mengingatkan kita pada pentingnya pencerahan dan kebijaksanaan dalam menjalani kehidupan, serta memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat,” demikian amanat Pangdam IV/Diponegoro.

Kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama lintas agama, penyematan baju dokter kepada perwakilan tenaga medis pendukung, peninjauan lokasi pelayanan kesehatan, serta ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan.(Penrem 072/Pmk)