Gotong Royong 250 Peserta, Kodim 0706/Temanggung dan Pemkab Temanggung Hidupkan Semangat Rawat Monumen Bambang Sugeng

Temanggung – Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap warisan sejarah kembali ditunjukkan jajaran Kodim 0706/Temanggung bersama Pemerintah Kabupaten Temanggung. Kegiatan Korve Royongan di Monumen Bambang Sugeng, Jalan Suwandi Suwardi, Lingkungan Srimpi Baru, Kelurahan Madureso, Kecamatan/Kabupaten Temanggung, Jumat, diikuti sekitar 250 peserta dari unsur pemerintah, TNI-Polri, pelajar, mahasiswa, organisasi masyarakat, komunitas, serta relawan.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.50 hingga 10.20 WIB tersebut menjadi momentum bersama untuk menjaga kebersihan dan kerapian kawasan Monumen Bambang Sugeng. Selain menjadi bentuk kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan ini juga mempererat sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, lembaga pendidikan, organisasi, dan berbagai elemen masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Temanggung Agus Setyawan, S.E., Dandim 0706/Temanggung Letkol Inf Richie Fadly, S.Sos., Kapolsek Kota Temanggung AKP Edi Susanto, S.H. mewakili Kapolres Temanggung, Sekda Kabupaten Temanggung Tri Winarno, S.E., M.M., serta sejumlah kepala perangkat daerah dan unsur kewilayahan.

Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan berbagai elemen, mulai dari INISNU Temanggung beserta mahasiswa, MAN 1 Temanggung, SMP Negeri 2 Temanggung, PWI Kabupaten Temanggung, FKMPT, Dewan Persampahan, fasilitator persampahan, paguyuban bank sampah, hingga berbagai komunitas dan relawan. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan pelestarian kawasan bersejarah merupakan tanggung jawab bersama.

Dandim 0706/Temanggung Letkol Inf Richie Fadly, S.Sos. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kebersamaan dan semangat gotong royong dalam menjaga lingkungan sekaligus merawat nilai-nilai sejarah yang ada di Kabupaten Temanggung. Menurutnya, sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat perlu terus dipelihara agar kepedulian terhadap lingkungan dan aset sejarah dapat tumbuh secara berkelanjutan.

“Korve royongan ini bukan hanya kegiatan membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat. Monumen Bambang Sugeng merupakan bagian dari sejarah yang perlu kita rawat dan jaga bersama. Dengan semangat gotong royong, kita berharap kawasan ini tetap bersih, tertata dan dapat terus dikenang oleh generasi penerus,” ujar Dandim.