Menanam Benih Patriotisme dari Balik Seragam Loreng: Kala Puluhan Santri Cilik “Serbu” Kodim Temanggung

TEMANGGUNG– Suasana Markas Kodim 0706/Temanggung yang biasanya tampak formal dan gagah, mendadak berubah menjadi penuh keceriaan pada Jumat (8/5/2026) pagi. Sebanyak 37 murid dari Kelompok Bermain (KB) Islam Tahfidzul Qur’an Al Furqon Temanggung “menyerbu” markas TNI tersebut bukan untuk misi militer, melainkan untuk mengenal lebih dekat sosok penjaga kedaulatan negara sejak usia dini.

Kunjungan edukatif ini dikemas dengan pendekatan yang hangat dan jauh dari kesan kaku. Kehadiran para santri cilik ini disambut langsung oleh Pelda Kowad Reni dan PNS Ruli, yang bertugas memperkenalkan profesi TNI serta nilai-nilai kedisiplinan kepada anak-anak.

Tak hanya sekadar mendengarkan penjelasan, para siswa diajak mengasah motorik dan kerja sama tim melalui berbagai permainan edukatif. Di bawah bimbingan personel Kodim, anak-anak dibagi menjadi beberapa kelompok untuk mengikuti lomba mengumpulkan bola sesuai warna serta memindahkan bola menggunakan pipa.

Gelak tawa pecah saat anak-anak ini berlarian dengan penuh semangat, mencoba menyelesaikan tantangan yang diberikan. Permainan ini dirancang untuk menanamkan jiwa sportivitas dan kolaborasi sejak dini.

Puncak kegembiraan terpancar saat pihak Kodim memberikan kesempatan istimewa bagi para siswa untuk naik mobil dinas tentara. Dengan pengawalan personel, mereka berkeliling Kota Temanggung, merasakan sensasi menjadi “tentara cilik” di atas kendaraan operasional TNI.

Ustadzah Fita, Kepala Sekolah KB Islam Tahfidzul Qur’an Al Furqon menyampaikan bahwa “Kami ingin anak-anak memiliki cakrawala luas tentang cita-cita. Lewat kunjungan ini, mereka melihat langsung bahwa TNI bukan hanya sosok yang tegas, tapi juga pengayom yang ramah. Ini adalah bagian dari kurikulum karakter kami untuk menanamkan rasa cinta tanah air dan kedisiplinan kepada para penghafal Al-Qur’an sejak usia dini.”

Komandan Kodim 0706/Temanggung Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho, M.Han., usia kegiatan menyampaikan bahwa “Pintu Kodim selalu terbuka untuk pendidikan karakter generasi bangsa. Melihat antusiasme anak-anak KB Al Furqon, kami sangat bangga. Ini adalah investasi jangka panjang untuk membentuk mentalitas tangguh. Kita ingin mereka merasa memiliki TNI, sehingga tumbuh rasa patriotisme yang kuat dalam diri mereka untuk masa depan Indonesia.”

Acara yang juga didampingi oleh empat guru pendamping ini ditutup dengan sesi foto bersama di depan markas sebagai kenang-kenangan atas momen “Satu Hari Bersama TNI” tersebut. Kunjungan ini membuktikan bahwa sinergi antara lembaga pendidikan agama dan militer mampu menciptakan harmoni pendidikan yang unik bagi generasi emas Temanggung.