Tiga Jembatan Garuda di Temanggung Terus Dikebut, Kodim Pastikan Pembangunan Sesuai RAB
TEMANGGUNG – Pembangunan Jembatan Garuda Tahap V dan VI Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Temanggung terus dipantau. Kodim 0706/Temanggung mengecek progres pembangunan di tiga lokasi yang belum rampung, selasa (22/9/2026).
Peninjauan dilakukan di Jembatan Garuda Desa Mojotengah, Kecamatan Kedu; Desa Candisari, Kecamatan Bansari; dan Desa Putat, Kecamatan Bulu. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana dan ketentuan teknis yang telah ditetapkan.

Batiter Bakti Kodim 0706/Temanggung Peltu Subiyanto bersama Babinsa dan perangkat desa setempat turun langsung melihat perkembangan fisik jembatan. Pemeriksaan meliputi kondisi pekerjaan serta kesesuaian pembangunan dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
“Kami mengecek langsung progres pembangunan agar pekerjaan tetap berjalan sesuai RAB dan ketentuan yang telah ditetapkan. Kami juga mengingatkan Babinsa bersama pekerja konstruksi agar setiap tahapan dikerjakan secara cermat dan sesuai perencanaan,” ujar Peltu Subiyanto.
Tiga Jembatan Garuda tersebut memiliki fungsi strategis bagi masyarakat. Selain menjadi penghubung antarwilayah, jembatan juga mendukung akses warga menuju lahan pertanian, jalur perekonomian, pendidikan, dan fasilitas kesehatan.
Keberadaan jembatan diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus membuka akses yang lebih mudah antara dua wilayah desa. Akses tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas warga sehari-hari.
Kodim 0706/Temanggung melalui Babinsa akan terus melakukan pemantauan di wilayah masing-masing untuk melihat perkembangan pembangunan. Pengawasan dilakukan agar pembangunan jembatan dapat berjalan sesuai perencanaan dan memberikan manfaat bagi masyarakat setelah selesai digunakan.
